Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Puskesmas: Rincian dan Manfaatnya


Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Puskesmas: Rincian dan Manfaatnya

Bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Puskesmas, mengetahui informasi mengenai gaji dan tunjangan yang akan diterima tentu menjadi hal yang penting. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci tentang gaji PNS Puskesmas, mulai dari besaran gaji pokok, tunjangan-tunjangan, hingga potensi kenaikan gaji dan tunjangan.

Puskesmas sebagai salah satu fasilitas kesehatan milik pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika gaji dan tunjangan yang diberikan kepada PNS Puskesmas cukup menjanjikan. Hal ini tentu saja sebanding dengan tanggung jawab dan beban kerja yang diemban oleh para PNS Puskesmas.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai gaji PNS Puskesmas, perlu diketahui bahwa besaran gaji dan tunjangan yang diterima oleh PNS Puskesmas dapat bervariasi tergantung pada golongan, pangkat, dan masa kerja masing-masing PNS. Namun, secara umum, gaji PNS Puskesmas di Indonesia berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000 per bulan.

gaji pns puskesmas

Berikut adalah 10 poin penting tentang gaji PNS Puskesmas di Indonesia:

  • Gaji pokok: Rp2.500.000 – Rp7.000.000 per bulan
  • Tunjangan: tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan lain-lain
  • Kenaikan gaji: berkala dan berdasarkan prestasi
  • Potongan gaji: pajak penghasilan, iuran pensiun, dan lain-lain
  • Masa kerja: mempengaruhi besaran gaji dan tunjangan
  • Golongan: mempengaruhi besaran gaji pokok
  • Pangkat: mempengaruhi besaran gaji pokok dan tunjangan
  • Jabatan: mempengaruhi besaran tunjangan jabatan
  • Lokasi kerja: mempengaruhi besaran tunjangan kinerja
  • Kinerja: mempengaruhi besaran tunjangan kinerja

Demikianlah 10 poin penting tentang gaji PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Gaji pokok: Rp2.500.000 – Rp7.000.000 per bulan

Gaji pokok PNS Puskesmas di Indonesia berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000 per bulan. Besaran gaji pokok ini tergantung pada golongan, pangkat, dan masa kerja masing-masing PNS.

  • Golongan: Golongan adalah pengelompokan PNS berdasarkan tingkat pendidikan, jabatan, dan pangkat. Golongan PNS Puskesmas berkisar antara Golongan I hingga Golongan IV.

Rincian gaji pokok PNS Puskesmas berdasarkan golongan:

  • Golongan I: Rp2.500.000 – Rp3.000.000 per bulan
  • Golongan II: Rp3.000.000 – Rp3.500.000 per bulan
  • Golongan III: Rp3.500.000 – Rp4.000.000 per bulan
  • Golongan IV: Rp4.000.000 – Rp7.000.000 per bulan

Pangkat: Pangkat adalah tingkatan hierarki dalam golongan PNS. Pangkat PNS Puskesmas berkisar antara Penata Muda hingga Pembina Utama.

Rincian gaji pokok PNS Puskesmas berdasarkan pangkat:

  • Penata Muda: Rp2.500.000 – Rp3.000.000 per bulan
  • Penata: Rp3.000.000 – Rp3.500.000 per bulan
  • Penata Tingkat I: Rp3.500.000 – Rp4.000.000 per bulan
  • Pembina: Rp4.000.000 – Rp5.000.000 per bulan
  • Pembina Tingkat I: Rp5.000.000 – Rp6.000.000 per bulan
  • Pembina Utama Muda: Rp6.000.000 – Rp7.000.000 per bulan
  • Pembina Utama: Rp7.000.000 per bulan

Masa kerja: Masa kerja PNS Puskesmas dihitung sejak pertama kali diangkat menjadi PNS hingga saat ini. Masa kerja mempengaruhi besaran gaji pokok PNS Puskesmas.

Rincian kenaikan gaji pokok PNS Puskesmas berdasarkan masa kerja:

  • 0 – 10 tahun: 2,5% per tahun
  • 11 – 20 tahun: 2% per tahun
  • 21 tahun ke atas: 1,5% per tahun

Demikianlah penjelasan tentang gaji pokok PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Tunjangan: tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan lain-lain

Selain gaji pokok, PNS Puskesmas juga berhak atas berbagai tunjangan, antara lain:

  • Tunjangan istri/suami: Tunjangan ini diberikan kepada PNS Puskesmas yang telah menikah. Besaran tunjangan istri/suami sebesar 5% dari gaji pokok.
  • Tunjangan anak: Tunjangan ini diberikan kepada PNS Puskesmas yang memiliki anak. Besaran tunjangan anak sebesar 2% dari gaji pokok untuk setiap anak, maksimal 3 anak.
  • Tunjangan jabatan: Tunjangan ini diberikan kepada PNS Puskesmas yang menduduki jabatan tertentu. Besaran tunjangan jabatan bervariasi tergantung pada jabatan yang diemban.
  • Tunjangan kinerja: Tunjangan ini diberikan kepada PNS Puskesmas berdasarkan prestasi kerja. Besaran tunjangan kinerja bervariasi tergantung pada penilaian kinerja masing-masing PNS.
  • Tunjangan lainnya: PNS Puskesmas juga berhak atas berbagai tunjangan lainnya, seperti tunjangan beras, tunjangan perumahan, tunjangan transportasi, dan lain-lain. Besaran tunjangan lainnya bervariasi tergantung pada peraturan pemerintah.

Demikianlah penjelasan tentang tunjangan yang diterima oleh PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Kenaikan gaji: berkala dan berdasarkan prestasi

PNS Puskesmas berhak atas kenaikan gaji secara berkala dan berdasarkan prestasi. Kenaikan gaji berkala diberikan kepada PNS Puskesmas setiap tahunnya, sedangkan kenaikan gaji berdasarkan prestasi diberikan kepada PNS Puskesmas yang menunjukkan kinerja yang baik.

Kenaikan gaji berkala

Kenaikan gaji berkala diberikan kepada PNS Puskesmas berdasarkan golongan, pangkat, dan masa kerja. Besaran kenaikan gaji berkala bervariasi tergantung pada peraturan pemerintah.

Kenaikan gaji berdasarkan prestasi

Kenaikan gaji berdasarkan prestasi diberikan kepada PNS Puskesmas yang menunjukkan kinerja yang baik. Kenaikan gaji berdasarkan prestasi dapat berupa kenaikan gaji pokok atau kenaikan tunjangan kinerja.

Untuk mendapatkan kenaikan gaji berdasarkan prestasi, PNS Puskesmas harus memenuhi beberapa kriteria, antara lain:

  • Mempunyai prestasi kerja yang baik
  • Mempunyai dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaan
  • Mempunyai integritas dan moral yang baik
  • Mempunyai kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan

PNS Puskesmas yang memenuhi kriteria tersebut dapat mengajukan kenaikan gaji berdasarkan prestasi kepada atasannya. Atasan akan menilai kinerja PNS Puskesmas tersebut dan memutuskan apakah PNS Puskesmas tersebut berhak mendapatkan kenaikan gaji berdasarkan prestasi atau tidak.

Kenaikan gaji berkala dan berdasarkan prestasi merupakan salah satu bentuk penghargaan pemerintah kepada PNS Puskesmas yang telah menunjukkan kinerja yang baik. Kenaikan gaji ini diharapkan dapat memotivasi PNS Puskesmas untuk terus meningkatkan kinerjanya.

Demikianlah penjelasan tentang kenaikan gaji PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Potongan gaji: pajak penghasilan, iuran pensiun, dan lain-lain

Gaji PNS Puskesmas dikenakan potongan-potongan, antara lain:

  • Pajak penghasilan (PPh): PPh adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan seseorang. Besaran PPh yang dikenakan tergantung pada gaji pokok dan tunjangan yang diterima oleh PNS Puskesmas.
  • Iuran pensiun: Iuran pensiun adalah potongan gaji yang digunakan untuk membiayai pensiun PNS Puskesmas setelah purna tugas. Besaran iuran pensiun sebesar 8% dari gaji pokok.
  • Potongan lainnya: PNS Puskesmas juga dikenakan potongan-potongan lainnya, seperti potongan koperasi, potongan tabungan, dan potongan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Besaran potongan lainnya bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing instansi.

Potongan-potongan gaji tersebut dihitung dan dipotong langsung dari gaji pokok PNS Puskesmas setiap bulan. Setelah dipotong, gaji yang diterima oleh PNS Puskesmas akan lebih kecil daripada gaji pokok yang ditetapkan.

Berikut adalah contoh perhitungan potongan gaji PNS Puskesmas:

  • Gaji pokok: Rp5.000.000
  • Tunjangan istri/suami: Rp250.000
  • Tunjangan anak: Rp100.000
  • Tunjangan jabatan: Rp500.000
  • Tunjangan kinerja: Rp1.000.000
  • Total gaji kotor: Rp6.850.000
  • PPh: Rp1.000.000
  • Iuran pensiun: Rp400.000
  • Potongan lainnya: Rp100.000
  • Total potongan: Rp1.500.000
  • Gaji bersih: Rp5.350.000

Demikianlah penjelasan tentang potongan gaji PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Masa kerja: mempengaruhi besaran gaji dan tunjangan

Masa kerja PNS Puskesmas mempengaruhi besaran gaji dan tunjangan yang diterima. Semakin lama masa kerja PNS Puskesmas, maka semakin tinggi gaji dan tunjangan yang diterima.

  • Gaji pokok: Gaji pokok PNS Puskesmas naik secara berkala setiap tahunnya. Kenaikan gaji pokok berdasarkan masa kerja berkisar antara 2,5% hingga 10% per tahun.
  • Tunjangan istri/suami: Tunjangan istri/suami PNS Puskesmas juga naik secara berkala setiap tahunnya. Kenaikan tunjangan istri/suami berdasarkan masa kerja berkisar antara 1% hingga 5% per tahun.
  • Tunjangan anak: Tunjangan anak PNS Puskesmas juga naik secara berkala setiap tahunnya. Kenaikan tunjangan anak berdasarkan masa kerja berkisar antara 1% hingga 5% per tahun.
  • Tunjangan jabatan: Tunjangan jabatan PNS Puskesmas juga naik secara berkala setiap tahunnya. Kenaikan tunjangan jabatan berdasarkan masa kerja berkisar antara 1% hingga 5% per tahun.
  • Tunjangan kinerja: Tunjangan kinerja PNS Puskesmas juga naik secara berkala setiap tahunnya. Kenaikan tunjangan kinerja berdasarkan masa kerja berkisar antara 1% hingga 5% per tahun.

Demikianlah penjelasan tentang pengaruh masa kerja terhadap gaji dan tunjangan PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Golongan: mempengaruhi besaran gaji pokok

Golongan PNS Puskesmas mempengaruhi besaran gaji pokok yang diterima. Semakin tinggi golongan PNS Puskesmas, maka semakin tinggi gaji pokok yang diterima.

  • Golongan I: Gaji pokok PNS Puskesmas golongan I berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000 per bulan.
  • Golongan II: Gaji pokok PNS Puskesmas golongan II berkisar antara Rp3.000.000 hingga Rp3.500.000 per bulan.
  • Golongan III: Gaji pokok PNS Puskesmas golongan III berkisar antara Rp3.500.000 hingga Rp4.000.000 per bulan.
  • Golongan IV: Gaji pokok PNS Puskesmas golongan IV berkisar antara Rp4.000.000 hingga Rp7.000.000 per bulan.

Kenaikan golongan PNS Puskesmas terjadi secara berkala setiap 4 tahun. Kenaikan golongan PNS Puskesmas didasarkan pada penilaian kinerja dan masa kerja.

Pangkat: mempengaruhi besaran gaji pokok dan tunjangan

Pangkat PNS Puskesmas mempengaruhi besaran gaji pokok dan tunjangan yang diterima. Semakin tinggi pangkat PNS Puskesmas, maka semakin tinggi gaji pokok dan tunjangan yang diterima.

Gaji pokok:

  • Penata Muda: Rp2.500.000 – Rp3.000.000 per bulan
  • Penata: Rp3.000.000 – Rp3.500.000 per bulan
  • Penata Tingkat I: Rp3.500.000 – Rp4.000.000 per bulan
  • Pembina: Rp4.000.000 – Rp5.000.000 per bulan
  • Pembina Tingkat I: Rp5.000.000 – Rp6.000.000 per bulan
  • Pembina Utama Muda: Rp6.000.000 – Rp7.000.000 per bulan
  • Pembina Utama: Rp7.000.000 per bulan

Tunjangan:

  • Tunjangan istri/suami: 5% dari gaji pokok
  • Tunjangan anak: 2% dari gaji pokok untuk setiap anak, maksimal 3 anak
  • Tunjangan jabatan: bervariasi tergantung pada jabatan yang diemban
  • Tunjangan kinerja: bervariasi tergantung pada penilaian kinerja

Kenaikan pangkat PNS Puskesmas terjadi secara berkala setiap 4 tahun. Kenaikan pangkat PNS Puskesmas didasarkan pada penilaian kinerja dan masa kerja.

Demikianlah penjelasan tentang pengaruh pangkat terhadap gaji pokok dan tunjangan PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Jabatan: mempengaruhi besaran tunjangan jabatan

Jabatan PNS Puskesmas mempengaruhi besaran tunjangan jabatan yang diterima. Semakin tinggi jabatan PNS Puskesmas, maka semakin tinggi tunjangan jabatan yang diterima.

  • Kepala Puskesmas: Rp1.500.000 – Rp2.000.000 per bulan
  • Wakil Kepala Puskesmas: Rp1.000.000 – Rp1.500.000 per bulan
  • Kepala Seksi: Rp750.000 – Rp1.000.000 per bulan
  • Kepala Sub Seksi: Rp500.000 – Rp750.000 per bulan

Tunjangan jabatan PNS Puskesmas diberikan sebagai bentuk penghargaan atas tanggung jawab dan beban kerja yang diemban oleh PNS Puskesmas yang menduduki jabatan tertentu.

Lokasi kerja: mempengaruhi besaran tunjangan kinerja

Lokasi kerja PNS Puskesmas mempengaruhi besaran tunjangan kinerja yang diterima. Semakin tinggi biaya hidup di lokasi kerja PNS Puskesmas, maka semakin tinggi tunjangan kinerja yang diterima.

Penetapan besaran tunjangan kinerja PNS Puskesmas berdasarkan lokasi kerja diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai Negeri Sipil. Dalam peraturan tersebut, lokasi kerja PNS Puskesmas dikelompokkan menjadi tiga wilayah, yaitu:

  1. Wilayah I: Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Medan, Kota Semarang, Kota Makassar, Kota Palembang, Kota Balikpapan, Kota Pekanbaru, dan Kota Batam.
  2. Wilayah II: Ibukota provinsi selain yang termasuk dalam Wilayah I, dan daerah yang ditetapkan oleh menteri.
  3. Wilayah III: Daerah selain yang termasuk dalam Wilayah I dan Wilayah II.

Besaran tunjangan kinerja PNS Puskesmas di Wilayah I lebih tinggi dibandingkan dengan tunjangan kinerja PNS Puskesmas di Wilayah II dan Wilayah III. Hal ini disebabkan karena biaya hidup di Wilayah I lebih tinggi dibandingkan dengan biaya hidup di Wilayah II dan Wilayah III.

Tunjangan kinerja PNS Puskesmas diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan prestasi kerja PNS Puskesmas. Tunjangan kinerja PNS Puskesmas juga diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan PNS Puskesmas dan keluarganya.

Demikianlah penjelasan tentang pengaruh lokasi kerja terhadap tunjangan kinerja PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Kinerja: mempengaruhi besaran tunjangan kinerja

Kinerja PNS Puskesmas mempengaruhi besaran tunjangan kinerja yang diterima. Semakin baik kinerja PNS Puskesmas, maka semakin tinggi tunjangan kinerja yang diterima.

  • Kinerja yang baik: Tunjangan kinerja sebesar 100% dari gaji pokok
  • Kinerja yang cukup baik: Tunjangan kinerja sebesar 80% dari gaji pokok
  • Kinerja yang sedang: Tunjangan kinerja sebesar 60% dari gaji pokok
  • Kinerja yang kurang baik: Tunjangan kinerja sebesar 40% dari gaji pokok

Penilaian kinerja PNS Puskesmas dilakukan oleh atasan langsung PNS Puskesmas berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dalam peraturan pemerintah.

FAQ

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang gaji PNS Puskesmas di Indonesia:

Question 1: Berapa gaji pokok PNS Puskesmas?
Answer 1: Gaji pokok PNS Puskesmas berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp7.000.000 per bulan, tergantung pada golongan, pangkat, dan masa kerja.

Question 2: Tunjangan apa saja yang diterima PNS Puskesmas?
Answer 2: PNS Puskesmas berhak atas berbagai tunjangan, antara lain tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan lain-lain.

Question 3: Bagaimana cara kenaikan gaji PNS Puskesmas?
Answer 3: Kenaikan gaji PNS Puskesmas dapat terjadi secara berkala dan berdasarkan prestasi. Kenaikan gaji berkala diberikan setiap tahun, sedangkan kenaikan gaji berdasarkan prestasi diberikan kepada PNS Puskesmas yang menunjukkan kinerja yang baik.

Question 4: Apa saja yang mempengaruhi besaran gaji PNS Puskesmas?
Answer 4: Besaran gaji PNS Puskesmas dipengaruhi oleh golongan, pangkat, masa kerja, jabatan, lokasi kerja, dan kinerja.

Question 5: Apakah PNS Puskesmas dikenakan potongan gaji?
Answer 5: Ya, PNS Puskesmas dikenakan potongan gaji, antara lain pajak penghasilan, iuran pensiun, dan potongan lainnya seperti potongan koperasi, potongan tabungan, dan potongan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Question 6: Bagaimana cara mengetahui informasi terbaru tentang gaji PNS Puskesmas?
Answer 6: Informasi terbaru tentang gaji PNS Puskesmas dapat diperoleh dari situs web resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Badan Kepegawaian Negara (BKN), atau instansi terkait lainnya.

Demikianlah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang gaji PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Selain informasi tentang gaji PNS Puskesmas, pada artikel ini juga akan diberikan beberapa tips untuk meningkatkan gaji dan tunjangan PNS Puskesmas.

Tips

Berikut ini adalah beberapa tips untuk meningkatkan gaji dan tunjangan PNS Puskesmas:

Tip 1: Naikkan golongan dan pangkat

Semakin tinggi golongan dan pangkat PNS Puskesmas, maka semakin tinggi gaji pokok dan tunjangan yang diterima. Oleh karena itu, usahakan untuk terus meningkatkan golongan dan pangkat dengan cara mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh instansi terkait.

Tip 2: Peroleh jabatan struktural

PNS Puskesmas yang menduduki jabatan struktural berhak atas tunjangan jabatan. Oleh karena itu, jika Anda ingin meningkatkan gaji dan tunjangan, cobalah untuk melamar jabatan struktural yang tersedia di instansi Anda.

Tip 3: Tingkatkan kinerja

PNS Puskesmas yang menunjukkan kinerja yang baik berhak atas tunjangan kinerja. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu menunjukkan kinerja yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab Anda.

Tip 4: Pindah tugas ke lokasi dengan biaya hidup tinggi

PNS Puskesmas yang bekerja di lokasi dengan biaya hidup tinggi berhak atas tunjangan kemahalan. Oleh karena itu, jika Anda ingin meningkatkan gaji dan tunjangan, cobalah untuk mengajukan pindah tugas ke lokasi dengan biaya hidup tinggi.

Demikianlah beberapa tips untuk meningkatkan gaji dan tunjangan PNS Puskesmas. Semoga tips-tips ini bermanfaat bagi Anda yang ingin meningkatkan kesejahteraan sebagai PNS Puskesmas.

Demikianlah pembahasan tentang gaji PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Conclusion

Gaji PNS Puskesmas di Indonesia bervariasi tergantung pada golongan, pangkat, masa kerja, jabatan, lokasi kerja, dan kinerja. Namun, secara umum, gaji PNS Puskesmas cukup menjanjikan dan sebanding dengan tanggung jawab dan beban kerja yang diemban.

Selain gaji pokok, PNS Puskesmas juga berhak atas berbagai tunjangan, antara lain tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan lain-lain. Tunjangan-tunjangan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan kesejahteraan PNS Puskesmas.

Untuk meningkatkan gaji dan tunjangan, PNS Puskesmas dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan golongan dan pangkat, mengajukan pindah tugas ke lokasi dengan biaya hidup tinggi, dan menunjukkan kinerja yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Demikianlah pembahasan tentang gaji PNS Puskesmas di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk berkarier sebagai PNS Puskesmas.

Sebagai penutup, perlu diingat bahwa gaji dan tunjangan bukanlah satu-satunya hal yang penting dalam berkarier sebagai PNS Puskesmas. Yang lebih penting adalah dedikasi, loyalitas, dan semangat dalam melayani masyarakat.

Images References :

Check Also

apa itu welder

Apa Itu Welder dan Teknik Pengelasannya

Welding adalah proses penyambungan logam atau melarutkan logam dengan menggunakan tekanan dan suhu tinggi sehingga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *