Gaji Dokter Polisi: Besaran, Tunjangan, dan Kenaikannya


Gaji Dokter Polisi: Besaran, Tunjangan, dan Kenaikannya

Dokter polisi merupakan salah satu profesi yang cukup diminati, mengingat tugasnya yang mulia dalam menjaga kesehatan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, gaji dokter polisi juga cukup menjanjikan, sehingga banyak orang yang tertarik untuk mengejar karier ini.

Besaran gaji dokter polisi sendiri tergantung pada golongan dan pangkatnya, serta wilayah penugasannya. Dokter polisi yang bertugas di wilayah terpencil atau daerah khusus biasanya menerima gaji lebih tinggi dibandingkan dengan yang bertugas di wilayah perkotaan. Selain itu, dokter polisi juga berhak atas berbagai tunjangan, seperti tunjangan profesi, tunjangan daerah, dan tunjangan kinerja.

Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas lebih detail tentang besaran gaji dokter polisi, tunjangan yang mereka terima, dan kenaikan gaji yang mereka dapatkan setiap tahunnya.

gaji dokter polisi

Berikut adalah 10 poin penting tentang gaji dokter polisi:

  • Tergantung golongan dan pangkat
  • Ditambah tunjangan profesi, daerah, dan kinerja
  • Lebih tinggi di wilayah terpencil/daerah khusus
  • Naik setiap tahun sesuai peraturan pemerintah
  • Besaran gaji pokok: Rp2.728.100 – Rp4.852.600
  • Tunjangan profesi dokter: Rp5.000.000 – Rp7.000.000
  • Tunjangan daerah: 0%-50% dari gaji pokok
  • Tunjangan kinerja: Rp5.500.000 – Rp10.000.000
  • Gaji total rata-rata: Rp15.000.000 – Rp30.000.000
  • Dapat bonus akhir tahun (THR) dan gaji ke-13

Demikianlah 10 poin penting tentang gaji dokter polisi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tergantung golongan dan pangkat

Besaran gaji dokter polisi tergantung pada golongan dan pangkatnya. Golongan dokter polisi sama seperti golongan PNS pada umumnya, yaitu golongan I sampai IV. Sedangkan pangkat dokter polisi terdiri dari: Brigadir Polisi Satu (Briptu), Brigadir Polisi Dua (Bripda), Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda), Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu), Inspektur Polisi Dua (Ipda), Inspektur Polisi Satu (Iptu), Ajun Komisaris Polisi (AKP), Komisaris Polisi (Kompol), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), dan Jenderal Polisi (Jenderal Pol).

Semakin tinggi golongan dan pangkat dokter polisi, maka semakin tinggi pula gajinya. Sebagai contoh, dokter polisi dengan golongan III/a dan pangkat Aipda menerima gaji pokok sebesar Rp3.014.300, sedangkan dokter polisi dengan golongan IV/e dan pangkat Kombes Pol menerima gaji pokok sebesar Rp4.852.600.

Selain gaji pokok, dokter polisi juga berhak atas berbagai tunjangan, seperti tunjangan profesi, tunjangan daerah, dan tunjangan kinerja. Besarnya tunjangan ini juga tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

Sebagai contoh, dokter polisi dengan golongan III/a dan pangkat Aipda menerima tunjangan profesi sebesar Rp5.000.000, tunjangan daerah sebesar 20% dari gaji pokok, dan tunjangan kinerja sebesar Rp5.500.000. Sehingga, total gaji yang diterima oleh dokter polisi tersebut adalah sekitar Rp14.528.600.

Demikianlah penjelasan tentang ketergantungan gaji dokter polisi pada golongan dan pangkatnya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Ditambah tunjangan profesi, daerah, dan kinerja

Selain gaji pokok, dokter polisi juga berhak atas berbagai tunjangan, yaitu:

  • Tunjangan Profesi Dokter

    Tunjangan ini diberikan kepada dokter polisi yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dokter dan Surat Izin Praktik (SIP) dokter. Besarnya tunjangan profesi dokter adalah Rp5.000.000 – Rp7.000.000 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

  • Tunjangan Daerah

    Tunjangan ini diberikan kepada dokter polisi yang bertugas di daerah terpencil atau daerah khusus. Besarnya tunjangan daerah adalah 0%-50% dari gaji pokok, tergantung pada tingkat kesulitan wilayah penugasan.

  • Tunjangan Kinerja

    Tunjangan ini diberikan kepada dokter polisi berdasarkan prestasi kerja dan capaian kinerja. Besarnya tunjangan kinerja adalah Rp5.500.000 – Rp10.000.000 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

  • Tunjangan Khusus Dokter Polisi

    Tunjangan ini diberikan kepada dokter polisi yang bertugas di bidang tertentu, seperti dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter hewan. Besarnya tunjangan khusus dokter polisi adalah Rp1.000.000 – Rp2.000.000 per bulan, tergantung pada bidang tugas dokter polisi.

Demikianlah penjelasan tentang berbagai tunjangan yang diterima oleh dokter polisi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Lebih tinggi di wilayah terpencil/daerah khusus

Gaji dokter polisi di wilayah terpencil atau daerah khusus biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan gaji dokter polisi di wilayah perkotaan. Hal ini disebabkan karena dokter polisi yang bertugas di wilayah terpencil atau daerah khusus menghadapi berbagai tantangan dan risiko yang lebih besar, seperti kurangnya fasilitas kesehatan, kondisi geografis yang sulit, dan keamanan yang kurang terjamin.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka, pemerintah memberikan tunjangan daerah yang lebih tinggi kepada dokter polisi yang bertugas di wilayah terpencil atau daerah khusus. Besarnya tunjangan daerah ini dapat mencapai 50% dari gaji pokok dokter polisi.

Selain tunjangan daerah, dokter polisi yang bertugas di wilayah terpencil atau daerah khusus juga berhak atas berbagai tunjangan lainnya, seperti tunjangan khusus dokter polisi, tunjangan risiko, dan tunjangan transportasi. Besarnya tunjangan-tunjangan ini bervariasi tergantung pada wilayah penugasan dan tingkat kesulitan wilayah tersebut.

Dengan adanya berbagai tunjangan tersebut, gaji dokter polisi di wilayah terpencil atau daerah khusus menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan gaji dokter polisi di wilayah perkotaan. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak dokter polisi untuk bertugas di wilayah-wilayah tersebut dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Demikianlah penjelasan tentang gaji dokter polisi yang lebih tinggi di wilayah terpencil atau daerah khusus. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Naik setiap tahun sesuai peraturan pemerintah

Gaji dokter polisi naik setiap tahun sesuai dengan peraturan pemerintah. Kenaikan gaji ini biasanya terjadi pada bulan Januari atau Februari setiap tahunnya.

  • Kenaikan Gaji Pokok

    Gaji pokok dokter polisi naik setiap tahun berdasarkan golongan dan pangkatnya. Persentase kenaikan gaji pokok dokter polisi ditentukan oleh pemerintah dan biasanya berkisar antara 5% hingga 10% per tahun.

  • Kenaikan Tunjangan

    Tunjangan dokter polisi, seperti tunjangan profesi dokter, tunjangan daerah, dan tunjangan kinerja, juga naik setiap tahun. Persentase kenaikan tunjangan ini biasanya sama dengan persentase kenaikan gaji pokok dokter polisi.

  • Kenaikan Gaji Total

    Dengan adanya kenaikan gaji pokok dan tunjangan, gaji total dokter polisi juga naik setiap tahun. Persentase kenaikan gaji total dokter polisi biasanya berkisar antara 5% hingga 10% per tahun, tergantung pada golongan, pangkat, dan wilayah penugasan dokter polisi.

  • Kenaikan Gaji Berdasarkan Masa Kerja

    Selain kenaikan gaji tahunan, dokter polisi juga berhak atas kenaikan gaji berdasarkan masa kerja. Kenaikan gaji berdasarkan masa kerja ini biasanya diberikan setiap 4 tahun sekali dan besarannya tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

Demikianlah penjelasan tentang kenaikan gaji dokter polisi setiap tahun sesuai dengan peraturan pemerintah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Besaran gaji pokok: Rp2.728.100 – Rp4.852.600

Gaji pokok dokter polisi berkisar antara Rp2.728.100 hingga Rp4.852.600 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkatnya. Golongan dokter polisi sama seperti golongan PNS pada umumnya, yaitu golongan I sampai IV, sedangkan pangkat dokter polisi terdiri dari Brigadir Polisi Satu (Briptu) hingga Jenderal Polisi (Jenderal Pol).

  • Golongan I

    Gaji pokok dokter polisi golongan I berkisar antara Rp2.728.100 hingga Rp3.014.300 per bulan.

  • Golongan II

    Gaji pokok dokter polisi golongan II berkisar antara Rp3.014.300 hingga Rp3.303.500 per bulan.

  • Golongan III

    Gaji pokok dokter polisi golongan III berkisar antara Rp3.303.500 hingga Rp3.613.000 per bulan.

  • Golongan IV

    Gaji pokok dokter polisi golongan IV berkisar antara Rp3.613.000 hingga Rp4.852.600 per bulan.

Demikianlah penjelasan tentang besaran gaji pokok dokter polisi. Perlu dicatat bahwa gaji pokok dokter polisi ini belum termasuk tunjangan-tunjangan yang mereka terima, seperti tunjangan profesi dokter, tunjangan daerah, dan tunjangan kinerja. Dengan adanya berbagai tunjangan tersebut, gaji total dokter polisi bisa mencapai lebih dari Rp10.000.000 per bulan.

Tunjangan profesi dokter: Rp5.000.000 – Rp7.000.000

Tunjangan profesi dokter merupakan salah satu tunjangan yang diterima oleh dokter polisi. Tunjangan ini diberikan kepada dokter polisi yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dokter dan Surat Izin Praktik (SIP) dokter. Besarnya tunjangan profesi dokter adalah Rp5.000.000 – Rp7.000.000 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

  • Golongan I

    Tunjangan profesi dokter untuk dokter polisi golongan I adalah sebesar Rp5.000.000 per bulan.

  • Golongan II

    Tunjangan profesi dokter untuk dokter polisi golongan II adalah sebesar Rp5.500.000 per bulan.

  • Golongan III

    Tunjangan profesi dokter untuk dokter polisi golongan III adalah sebesar Rp6.000.000 per bulan.

  • Golongan IV

    Tunjangan profesi dokter untuk dokter polisi golongan IV adalah sebesar Rp7.000.000 per bulan.

Tunjangan profesi dokter ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada dokter polisi atas jasa-jasa mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan adanya tunjangan profesi dokter ini, diharapkan dokter polisi dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tunjangan daerah: 0%-50% dari gaji pokok

Tunjangan daerah merupakan salah satu tunjangan yang diterima oleh dokter polisi. Tunjangan ini diberikan kepada dokter polisi yang bertugas di daerah terpencil atau daerah khusus. Besarnya tunjangan daerah adalah 0%-50% dari gaji pokok dokter polisi, tergantung pada tingkat kesulitan wilayah penugasan.

  • Daerah Tertinggal

    Dokter polisi yang bertugas di daerah tertinggal menerima tunjangan daerah sebesar 50% dari gaji pokok.

  • Daerah Terpencil

    Dokter polisi yang bertugas di daerah terpencil menerima tunjangan daerah sebesar 40% dari gaji pokok.

  • Daerah Sangat Terpencil

    Dokter polisi yang bertugas di daerah sangat terpencil menerima tunjangan daerah sebesar 30% dari gaji pokok.

  • Daerah Khusus

    Dokter polisi yang bertugas di daerah khusus, seperti Papua dan Papua Barat, menerima tunjangan daerah sebesar 20% dari gaji pokok.

Tunjangan daerah ini diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada dokter polisi yang bertugas di daerah-daerah tersebut. Dokter polisi yang bertugas di daerah terpencil atau daerah khusus biasanya menghadapi berbagai tantangan dan risiko yang lebih besar, seperti kurangnya fasilitas kesehatan, kondisi geografis yang sulit, dan keamanan yang kurang terjamin. Dengan adanya tunjangan daerah ini, diharapkan dokter polisi dapat lebih termotivasi untuk bertugas di daerah-daerah tersebut dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tunjangan kinerja: Rp5.500.000 – Rp10.000.000

Tunjangan kinerja merupakan salah satu tunjangan yang diterima oleh dokter polisi. Tunjangan ini diberikan kepada dokter polisi berdasarkan prestasi kerja dan capaian kinerja. Besarnya tunjangan kinerja adalah Rp5.500.000 – Rp10.000.000 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

  • Golongan I

    Tunjangan kinerja untuk dokter polisi golongan I adalah sebesar Rp5.500.000 per bulan.

  • Golongan II

    Tunjangan kinerja untuk dokter polisi golongan II adalah sebesar Rp6.000.000 per bulan.

  • Golongan III

    Tunjangan kinerja untuk dokter polisi golongan III adalah sebesar Rp7.000.000 per bulan.

  • Golongan IV

    Tunjangan kinerja untuk dokter polisi golongan IV adalah sebesar Rp10.000.000 per bulan.

Tunjangan kinerja ini diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada dokter polisi yang berprestasi dan menunjukkan kinerja yang baik. Dokter polisi yang berprestasi dan menunjukkan kinerja yang baik biasanya akan mendapatkan tunjangan kinerja yang lebih tinggi. Dengan adanya tunjangan kinerja ini, diharapkan dokter polisi dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Gaji total rata-rata: Rp15.000.000 – Rp30.000.000

Gaji total rata-rata dokter polisi adalah sekitar Rp15.000.000 – Rp30.000.000 per bulan. Gaji total ini merupakan gabungan dari gaji pokok, tunjangan profesi dokter, tunjangan daerah, tunjangan kinerja, dan tunjangan-tunjangan lainnya.

  • Golongan I

    Gaji total rata-rata untuk dokter polisi golongan I adalah sekitar Rp15.000.000 – Rp20.000.000 per bulan.

  • Golongan II

    Gaji total rata-rata untuk dokter polisi golongan II adalah sekitar Rp18.000.000 – Rp25.000.000 per bulan.

  • Golongan III

    Gaji total rata-rata untuk dokter polisi golongan III adalah sekitar Rp22.000.000 – Rp28.000.000 per bulan.

  • Golongan IV

    Gaji total rata-rata untuk dokter polisi golongan IV adalah sekitar Rp25.000.000 – Rp30.000.000 per bulan.

Gaji total dokter polisi ini dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti golongan dan pangkat dokter polisi, wilayah penugasan, dan prestasi kerja dokter polisi. Dokter polisi yang bertugas di daerah terpencil atau daerah khusus biasanya menerima gaji total yang lebih tinggi dibandingkan dengan dokter polisi yang bertugas di wilayah perkotaan. Selain itu, dokter polisi yang berprestasi dan menunjukkan kinerja yang baik juga biasanya menerima gaji total yang lebih tinggi.

Dapat bonus akhir tahun (THR) dan gaji ke-13

Selain gaji pokok, tunjangan, dan gaji total, dokter polisi juga berhak atas bonus akhir tahun (THR) dan gaji ke-13. THR dan gaji ke-13 merupakan penghasilan tambahan yang diberikan kepada dokter polisi setiap tahunnya.

  • THR

    THR adalah singkatan dari Tunjangan Hari Raya. THR diberikan kepada dokter polisi setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Natal. Besaran THR yang diterima oleh dokter polisi sama dengan gaji pokok dokter polisi.

  • Gaji Ke-13

    Gaji ke-13 adalah gaji tambahan yang diberikan kepada dokter polisi setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri. Besaran gaji ke-13 yang diterima oleh dokter polisi sama dengan gaji pokok dokter polisi ditambah tunjangan-tunjangan yang diterima oleh dokter polisi.

THR dan gaji ke-13 ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada dokter polisi atas jasa-jasa mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan adanya THR dan gaji ke-13 ini, diharapkan dokter polisi dapat lebih termotivasi untuk bekerja dengan baik dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

FAQ

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang gaji dokter polisi:

Question 1: Berapa gaji pokok dokter polisi?
Answer 1: Gaji pokok dokter polisi berkisar antara Rp2.728.100 hingga Rp4.852.600 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

Question 2: Apa saja tunjangan yang diterima dokter polisi?
Answer 2: Dokter polisi berhak atas berbagai tunjangan, seperti tunjangan profesi dokter, tunjangan daerah, tunjangan kinerja, dan tunjangan khusus dokter polisi.

Question 3: Berapa besaran tunjangan profesi dokter?
Answer 3: Tunjangan profesi dokter untuk dokter polisi adalah sebesar Rp5.000.000 – Rp7.000.000 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

Question 4: Berapa besaran tunjangan daerah untuk dokter polisi?
Answer 4: Tunjangan daerah untuk dokter polisi bervariasi tergantung pada tingkat kesulitan wilayah penugasan. Dokter polisi yang bertugas di daerah tertinggal menerima tunjangan daerah sebesar 50% dari gaji pokok, sedangkan dokter polisi yang bertugas di daerah khusus menerima tunjangan daerah sebesar 20% dari gaji pokok.

Question 5: Berapa besaran tunjangan kinerja untuk dokter polisi?
Answer 5: Tunjangan kinerja untuk dokter polisi berkisar antara Rp5.500.000 hingga Rp10.000.000 per bulan, tergantung pada golongan dan pangkat dokter polisi.

Question 6: Berapa gaji total rata-rata dokter polisi?
Answer 6: Gaji total rata-rata dokter polisi berkisar antara Rp15.000.000 hingga Rp30.000.000 per bulan, tergantung pada golongan, pangkat, wilayah penugasan, dan prestasi kerja dokter polisi.

Question 7: Apakah dokter polisi mendapatkan bonus akhir tahun (THR) dan gaji ke-13?
Answer 7: Ya, dokter polisi berhak atas THR dan gaji ke-13 setiap tahunnya. THR diberikan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Natal, sedangkan gaji ke-13 diberikan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Demikianlah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang gaji dokter polisi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Jika Anda tertarik untuk menjadi seorang dokter polisi, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan diri, di antaranya:

Tips

Jika Anda tertarik untuk menjadi seorang dokter polisi dan ingin mendapatkan gaji yang tinggi, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan, di antaranya:

Tip 1: Raih prestasi akademik yang baik sejak dini.
Sejak sekolah menengah atas, usahakan untuk selalu meraih prestasi akademik yang baik, terutama di bidang sains dan matematika. Prestasi akademik yang baik akan memudahkan Anda untuk masuk ke fakultas kedokteran dan menjadi dokter polisi.

Tip 2: Pilih universitas kedokteran yang terakreditasi.
Saat memilih universitas kedokteran, pastikan universitas tersebut terakreditasi oleh lembaga yang berwenang. Hal ini penting karena akreditasi merupakan salah satu syarat untuk dapat mengikuti seleksi dokter polisi.

Tip 3: Ikuti seleksi dokter polisi dengan sebaik-baiknya.
Setelah lulus dari fakultas kedokteran, Anda dapat mengikuti seleksi dokter polisi. Seleksi dokter polisi biasanya meliputi tes tertulis, tes kesehatan, dan tes psikologi. Persiapkan diri Anda dengan sebaik-baiknya agar dapat lulus seleksi dokter polisi.

Tip 4: Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Setelah menjadi dokter polisi, berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dokter polisi merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan Polri. Dengan memberikan pelayanan yang terbaik, Anda dapat meningkatkan citra Polri dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan Anda sendiri.

Demikianlah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menjadi seorang dokter polisi dengan gaji yang tinggi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Demikianlah pembahasan tentang gaji dokter polisi. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter polisi atau sumber informasi lainnya.

Conclusion

Gaji dokter polisi merupakan salah satu faktor yang menarik minat banyak orang untuk bergabung dengan Polri. Dokter polisi memiliki gaji yang cukup tinggi, terutama jika dibandingkan dengan gaji dokter pada umumnya. Selain gaji pokok, dokter polisi juga berhak atas berbagai tunjangan, seperti tunjangan profesi dokter, tunjangan daerah, tunjangan kinerja, dan tunjangan khusus dokter polisi.

Besaran gaji dokter polisi tergantung pada golongan, pangkat, wilayah penugasan, dan prestasi kerja dokter polisi. Dokter polisi yang bertugas di daerah terpencil atau daerah khusus biasanya menerima gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan dokter polisi yang bertugas di wilayah perkotaan. Dokter polisi yang berprestasi dan menunjukkan kinerja yang baik juga biasanya menerima gaji yang lebih tinggi.

Selain gaji pokok dan tunjangan, dokter polisi juga berhak atas bonus akhir tahun (THR) dan gaji ke-13 setiap tahunnya. THR dan gaji ke-13 ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada dokter polisi atas jasa-jasa mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Demikianlah pembahasan tentang gaji dokter polisi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter polisi atau sumber informasi lainnya.

Sebagai penutup, perlu diingat bahwa gaji bukanlah satu-satunya faktor yang harus dipertimbangkan ketika memilih pekerjaan. Dokter polisi merupakan profesi yang mulia dan memiliki tanggung jawab yang besar. Dokter polisi harus siap untuk bekerja keras dan mengabdi kepada masyarakat. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki motivasi yang kuat dan panggilan jiwa untuk menjadi seorang dokter polisi sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Polri.

Images References :

Check Also

karir mahfud md

Karier Mahfud MD: Dari Aktivis hingga Menteri

Mahfud MD merupakan salah satu tokoh hukum dan politik Indonesia yang paling dikenal. Ia pernah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *